Penyakit
jantung kini menjadi momok yang menakutkan. Ia menimpa siapa saja,
entah itu pesakitan atau olahragawan, anak muda atau orang tua.
Baru-baru
ini, presenter olahraga kondang Ricky Johannes meninggal dunia karena
terkena serangan jantung saat sedang mengendarai mobil.
Sebelumnya, kita juga dikagetkan dengan meninggalnya beberapa nama kondang karena terserang jantung.
Para
peneliti pun saat ini sibuk mencari cara mengobati penyakit jantung.
Menurut mereka, masalah pada katup jantung adalah penyebab utama yang
berdampak mematikan.
Para penelitipun membuat katup jantung
buatan untuk membantu agar darah bisa kembali mengalir normal. Kelak
protesa ini bisa dibuat dengan pencetak 3D.
Alat cetak katup
jantung buatan ini bentuknya seperti lemari es yang berukuran sangat
besar. Warnanya abu-abu muda dan memiliki pintu kaca. Benda ini adalah
printer laser 3D yang kelak bisa mencetak katup jantung buatan bagi
manusia.
"Untuk bisa memproduksinya, mula-mula kami butuh
tomografi komputer (CT) katup jantung pasien", jelas pimpinan proyek
Hartmut Schwandt dari Universitas Teknologi Berlin.
Citra tomografi komputer, yang sejak lama digunakan di dunia kedokteran, adalah gambar penampang lintang dua dimensi.
Dalam
hal ini gambar penampang lintang jantung, yang menampilkan jaringan
organ tubuh itu dalam nuansa warna abu-abu yang berbeda-beda.
Peneliti
menggunakan software khusus untuk menggabungkan ratusan gambar dua
dimensi tersebut menjadi model grafik jantung tiga dimensi.
Di layar kamputer, peneliti memperbesar citra katup jantung dari grafik tersebut dan mempelajari bentuk sesungguhnya.
"Kami
menganalisa wilayah sekitar katup pembuluh darah utama atau aorta
hingga memperoleh geometri rinci katup jantungnya", ujar Ben Jastram,
anggota tim Schwandt.
Data geometri lalu dikirim ke printer 3D
yang akan mengolah bubuk unsur plastik, bahan dasar katup jantung
buatan. Bubuk terdiri dari butiran kecil yang disebar ke semacam laci
hingga membentuk lapisan tipis.
Laser kemudian melelehkan
butiran plastik itu lapis demi lapis, di bagian yang membentuk katup
jantung. Model hasil cetakan katup aorta jantung manusia, bentuknya
seperti himpunan tiga ujung jari yang dikelilingi sebuah cincin.
Langkah
berikut peneliti adalah membiakkan sel manusia pada model ini. Untuk
itu, digunakan sel punca dari jaringan tali pusat yang bayi. Dari sel
induk ini bisa tumbuh berbagai sel manusia lainnya.
"Tantangan
terbesarnya, dipandang dari sudut biologi adalah, bisa mengembangkan
sel yang dibiakkan pada model cetakan katup jantung, menjadi jaringan
sempurna", jelas peneliti Cora Lüders.
Permukaan katup
jantung harus berpori-pori, supaya sel bisa melekat dan tumbuh di
atasnya. Setelah itu katup dan sel dimasukkan ke dalam reaktor organik
yang menyuplai sel dengan unsur yang dibutuhkan untuk kelangsungan
hidup.
Saat ini katup jantung hasil rekayasa jaringan sel
itu, telah memasuki fase uji coba di laboratorium. Diharapkan, di masa
depan teknik ini bisa menjadi bentuk alternatif protesa katup jantung.
"Tujuan jangka panjang kami adalah mencangkokan jaringan katup
jantung buatan tersebut ke tubuh manusia", ujar Hartmut Schwandt.
"Dalam
tubuh pasien cetakan katup jantung akan terurai sendiri secara
perlahan." Katup jantung plastik tersebut kemudian digantikan sepenuhnya
oleh jaringan sel.
Saturday, June 29, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment