BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Saturday, June 29, 2013

CVS, Kenali Bahaya penyakit yang berasal dari MONITOR KOMPUTER Anda

download (5)
Sumber: Dr. Edi S. Affandi, SpM, staf Departemen Ilmu Penyakit Mata FKUI. 
Komputer telah menjadi kebutuhan masyarakat. Namun, dibalik kecanggihannya terdapat ancaman bagi penglihatan. Apa ancamannya ?
COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) adalah gangguan penglihatan pada mata akibat penggunaan komputer. Seseorang bisa mengalami CVS karena beberapa hal. Salah satunya karena kondisi mata tidak begitu baik.
Pada keadaan normal, mata tidak menimbulkan keluhan. Tetapi ketika menggunakan komputer baru muncul keluhan. Ini merupakan dasar terjadinya CVS. Di samping itu, menggunakan komputer tidak pada tempatnya, seperti jarak yang terlalu dekat juga memicu CVS. Jarak ideal mata dengan monitor komputer sekitar 70 cm dengan posisi 10-20 cm lebih rendah dari mata.
“Jadi kita melihat komputer itu dalam posisi seperti sedang berjalan santai, melihat ke bawah. Tidak boleh lurus apalagi lebih tinggi. Karena dengan lebih tinggi itu air mata mudah menguap. Ini yang menimbulkan mata kering, dan posisi kelopak mata tidak dalam keadaan istirahat atau tegang,” ujar Dr. Edi S. Affandi, SpM, staf Departemen Ilmu Penyakit Mata FKUI.
Sindroma ini lebih mungkin dialami oleh orang-orang yang berusia 40 tahun keatas. Sebab, meski sudah menggunakan kacamata jauh atau kacamata baca tapi kedua kacamata tersebut biasanya hanya untuk jarak kira-kira 30 cm, sedangkan jarak layar monitor sebaiknya harus 70 cm. “Dengan demikian orang menggerakkan punggung dan kepalanya untuk melihat dengan kacamata baca, sedapat mungkin jaraknya 30 cm padahal mestinya stabil dengan jarak 70 cm,” tuturnya.
Faktor yang juga mempermudah timbulnya CVS adalah tradisi lama dimana masyarakat terbiasa membaca dalam posisi horizontal (kertas atau buku) sekarang menjadi vertikal (layar monitor). Karenanya jangan meletakkan komputer tegak lurus melainkan agak landai atau datar. Selain itu tidak dianjurkan terlalu sering menggerakkan mata dan kepala. Misalnya kalau memindahkan data, usahakan data tersebut didekatkan dengan monitor sehingga untuk melihatnya tidak perlu menggerakkan mata atau kepala cukup melihatnya dengan berkedip atau melirik sedikit saja.
Penyebab lain CVS, apabila kondisi di sekitarnya berantakan. Kertas-kertas yang berserakan dimeja depan komputer juga bisa memberikan efek silau dari pantulan cahaya komputer. Kondisi lain, adanya kelemahan umum atau astenik, misalnya orang tersebut memiliki penyakit-penyakit khusus, badannya lemah, kekurangan vitamin, kurang fit, bekerja dengan komputer dalam waktu yang lama.
Yang perlu diperhatikan adalah, orang yang mengalami CVS emosinya sering tinggi, alias menjadi sensitif. Kerugian lainnya produktivitas menurun. Keluhan-keluhan itu umumnya menyerang pada malam hari di mana ketika pekerjaannya selesai. Karena siang harinya bekerja dengan komputer dalam waktu yang lama.
Mengutip penelitian di luar negeri, Edi mengungkapkan, gejala penglihatan muncul pada 75%-90% di antara pengguna komputer. Hampir 60 juta orang menderita masalah mata atau penglihatan karena pekerjaan yang menggunakan komputer. Dan satu juta kasus baru dilaporkan setiap tahunnya.
images (42)CVS, jelas Edi, terjadi karena mata bekerja melampaui batas-batas kesanggupan. Karena itu, Edi menganjurkan agar saat bekerja dengan komputer selama 2-3 jam sebaiknya mengistirahatkan mata sekitar 3 menit dengan memejamkan mata atau melihat jauh sekali. Jangan memaksakan mata bekerja dalam waktu panjang terus-menerus tanpa istirahat adalah di luar batas kesanggupan mata.
Tidak hanya komputer yang bisa menimbulkan CVS, melainkan televisi atau yang kini digandrungi anak-anak adalah bermain playstation. “Semua yang mempergunakan monitor di mana ada piksel mengeluarkan cahaya dapat menyebabkan CVS,” kata Edi.
“Karena itu CVS harus diperhatikan dengan seksama, terutama orang tua agar mengawasi anaknya dalam menggunakan komputer atau playstation. Ia harus tahu bagaimana menggunakan komputer yang baik. Sebab tidak bisa dipungkiri saat ini komputer bukan hanya kebutuhan kantor melainkan rumah,” ujarnya memberikan saran. Efeknya jika tidak diperhatikan si anak mengalami pusing-pusing, sakit kepala, sehingga belajarnya terganggu. Ujung-ujungnya berimbas pada prestasi sekolah yang menurun.
Anak-anak boleh menggunakan komputer tetapi dalam batas-batas yang normal. Jangan berlebihan. Sebab akan mudah menimbulkan gejala CVS.
Sebagai langkah pengobatan mengatasi gejala-gejala sindroma ini bisa dilakukan dengan dua cara yaitu : dengan penggunaan air mata buatan atau larutan pembersih lensa kontak yang dapat menjaga kelembaban mata.
Bisa juga dengan menggunakan kacamata yang tepat. Kalau untuk yang sudah berumur 40 tahun gunakan kacamata untuk jarak komputer, bukan untuk jarak baca. Seperti kacamata jenis progresif, yang bisa untuk jarak jauh, jarak dekat menengah seperti komputer, termasuk juga jarak baca. Atau bisa juga menggunakan kacamata khusus untuk komputer.
images (41)GEJALA CVS
Mata tegang atau mata lelah
  • Penglihatan ganda atau penglihatan kabur
  • Kepekaan terhadap cahaya atau mata silau
  • Keluhan mata kering, mata rasanya seperti sepet, mudah merah.
  • Keluhan sakit kepala. Biasanya di daerah frontal, yang disebut dengan istilah sakit kepala otot tegang.
  • Sering mengeluh sakit leher dan sakit di daerah punggung.
MENCEGAH CVS
  1. Memeriksakan mata kalau memang ada kelainan-kelainan . Barangkali ada kelainan-kelainan tersembunyi yang hanya bisa diketahui oleh dokter mata..
  2. Perbaiki cara kerja, biasakan bekerja secara sehat dengan istirahat cukup
  3. Atur pencahayaan yang tepat pada bidang tegak lurus dengan komputer.
  4. Pada orangtua di atas 40 tahun yang biasa menggunakan kacamata baca, sebaiknya menggunakan kacamata untuk komputer.
  5. Gunakan tata cara penggunaan komputer yang baik.

0 comments: